Terimakasih

by Maret 18, 2020 0 komentar
Ingin kembali..
Kembali diwaktu yang sangat aku rindui.
Aku ingin bercerita, tentang kita yang dulu pernah ada..
Aku ingin memanggilmu dengan sebutan sayang, tapi lagi-lagi asa itu telah hilang..
Sangat rindu ketika aku bercerita tentang hari hari ku dengan semangatnya kepadamu..
Menghubungi mu tanpa ragu dan bercanda seperti biasanya, namun sekarang sekedar menyapa pun aku ragu..
Kau tahu? Aku sering melihat status mu, apakah kau sedang online atau tidak..
Hehehe bodohnya aku, menunggu aktifmu padahal itu bukan untuk ku..
Sebenarnya aku ingin egois, aku tidak rela jika kau memilih pergi ataupun memilihnya..
Tapi apalah aku yang hanya benalu. Mengganggu mu? Tentu saja. Kehadiran ku sangat mengganggu..
Eemm tunggu, jika membahas tentang waktu itu. Ingin ku luruskan semuanya agar tidak ada kesalahpahaman diantara kita..
Seperti aku yang salah disini. Aku yang terlalu percaya diri. Mungkin menurutmu, sikap yang kau perlihatkan biasa-biasa saja. Tapi menurut ku itu adalah sebuah rasa..
Kau memutuskan untuk pergi? Meninggalkan ku dan meninggalkan nya? Keputusan mu itu salah..
Niat mu agar adil, tapi keduanya sakit..
Lalu aku memberikan mu sebuah yang entah apa namanya..
Ku katakan biarkan aku yang pergi secara perlahan..
Biarkan aku yang berpura-pura tidak ada..
Lanjutkan tugas mu untuk membahagiakan nya, biarkan aku diam Disini selama aku masih sanggup berdiri..
Jangan perdulikan aku, hati ku kuat untuk hal sekecil itu..
Imbalan untuk kebohongan ku hanya satu.. jangan sampai dia tau tentang ini..
Kehilangan mu saja sudah cukup menghancurkan, jangan lagi dengan dia yang pergi..
Aku relakan cinta demi persahabatan, tidak masalah untuk ku..
Jika hilang satu aku masih bisa bertahan, jika keduanya? Tidak bisa aku bayangkan seremuk apa hati ku saat itu terjadi..
Oh maaf, aku bercerita terlalu panjang.. pada intinya aku ingin meminta izin..
Aku menjadikan mu sebagai bayangan, sebagai angan dan sebagai impian..
Hanya sebatas itu tidak lebih, biarkan aku halu dengan cara ku..
Sudah selesai sampai disini, sudah cukup untuk itu..
Rapuh adalah kata tepat menggambarkan keadaan hati..
Hahhaha tenang dia akan sembuh walaupun memerlukan waktu yang sangat lama..
Terimakasih telah hadir
Terimakasih telah bercerita
Dan terimakasih telah menggores luka..
Terimakasih untuk semuanya πŸ‘Œ

Dwi Nur Rizky

Penulis

Hai aku Kiki, aku seorang mahasiswi diiain Pontianak Kalimantan barat. Aku memiliki mata coklat yang besar, aku pun memiliki alis yang tebal, kau hanya bisa mengenali ku melalui mata ku saja karena sebagian wajah ku sudah ku putuskan untuk menutupi nya .. tinggi ku hanya 140cm dan berat ku sekitar 39-40an kg .. so aku paling kecil diantara teman teman ku ..

0 komentar:

Posting Komentar