Management pendidikan? Bahas yukkk

by April 17, 2021 0 komentar

 





Bismillah

Assalamualaikum warahmatullahi wabaraqatuh, hai semua. 

Aku Dwi Nur Resqi (11901083) dari kelas Pai 4E akan menyerahkan laporan bacaan ku disini ya. 

Topik pembahasan kita kali ini yaitu MANAGEMENT PENDIDIKAN. Apa sih itu management pendidikan? Yukkkk kita bahas. 


Pertama-tama kita harus tau dulu nih pengertian dari management dan juga pendidikan. 

Dari artikel yang aku baca,Kita lihat dulu pengertian management menurut para ahli :

Para ahli memandang ilmu manajemen dengan pengertian beragam. Mary Parker Follet, manajemen adalah seni dalam menyelesaikan tugas melalui perantara. Dalam hal ini, manajemen dapat diartikan sebagai suatu kegiatan yang dilakukan oleh seorang manager untuk mengarahkan bawahan atau orang lain dalam menyelesaikan pekerjaan demi tercapainya sebuah tujuan. 


Beralih ke George Robert Terry, yang mengartikan manajemen sebagai proses khas dari beberapa tindakan, seperti perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan. Seluruh tindakan tersebut bertujuan mencapai target dengan memanfaatkan semua sumber daya yang tersedia.


Menurut Ricky W. Griffin, manajemen adalah proses perencanaan, organisasi, koordinasi, dan kontrol pada sumber daya agar tujuan tercapai secara efektif dan efisien. Efektif di sini maksudnya tujuan tercapai sesuai rencana, dan efisien berarti bahwa manajemen dilakukan secara cermat, terorganisir, dan tepat waktu. 


Berbeda, Lawrence A. Appley mengartikan manajemen sebagai keahlian dalam membangkitkan orang lain agar bersedia melakukan sesuatu. Tak harus seseorang, keahlian manajemen juga dapat dimiliki oleh organisasi maupun kelompok.


Terakhir, Hilman berpendapat bahwa manajemen merupakan fungsi untuk mencapai suatu target melalui perantara, serta melakukan pengawasan. Dengan begitu, tujuan dapat tercapai bersama.


Dari beberapa pendapat para ahli mengenai ilmu manajemen tersebut, pengertian manajemen tidak jauh dari usaha untuk mencapai sebuah tujuan dengan cara mengelola dan mengawasi. Dari penjelasan para ahli tersebut, Anda tentu sudah memahami pengertian dari ilmu manajemen.


Aku kasih contoh ya bagaimana management disekitar kita. Misalnya management waktu atau mengatur waktu, nah disini teman-teman sudah bisa memanage waktu atau belum? Bangun pagi, kemudian beres rumah lalu mengatur jadwal kerja. Nah serigala aktifitas tersusun yang teman teman kerjakan tanpa menyia-nyiakan waktu nah itu namanya memanagement waktu. Kerjanya jadi lebih efektif, efisien dan sistematis.


Ok kita lanjut ke pembahasan berikutnya yaitu pendidikan. Nah apa sih itu pendidikan?

Mengutip dari Wikipedia, Pendidikan adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan sering terjadi di bawah bimbingan orang lain, tetapi juga memungkinkan secara otodidak.


Dari sumber lain pun mengatakan Secara Etimologi atau asal-usul, kata pendidikan dalam bahasa inggris disebut dengan education, dalam bahasa latin pendidikan disebut dengan educatum yang tersusun dari dua kata yaitu E dan Duco dimana kata E berarti sebuah perkembangan dari dalam ke luar atau dari sedikit banyak, sedangkan Duco berarti erkembangan atau sedang berkembang. Jadi, Secara Etimologi pengertian pendidikan adalah proses mengembangkan kemampuan diri sendiri dan kekuatan individu.  Sedangkan menurut Kamus Bahasa Indonesia, pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan.

Lalu apa pengertian dari pendidikan yang selama ini dijalani manusia. Menurut KBBI kata pendidikan datang dari kata “didik” dengan memperoleh imbuhan “pe” serta akhiran “an”, yang artinya langkah, sistem atau perbuatan mendidik.


Kata pendidikan secara bahasa datang dari kata “pedagogi” yaitu “paid” yang artinya anak serta “agogos” yang artinya menuntun, jadi pedagogi yaitu pengetahuan dalam menuntun anak. Sedang secara istilah pengertian pendidikan adalah satu sistem pengubahan sikap serta perilaku seorang atau kelompok dalam usaha mendewasakan manusia atau peserta didik lewat usaha pengajaran serta kursus.


pengertian pendidikan, Pendidikan dapat diperoleh baik secara formal dan non formal. Pendidikan secara formal diperoleh dengan mengikuti program-program yang telah direncanakan, terstruktur oleh suatu insititusi, departemen atau kementtrian suatu negara seperti di sekolah pendidikan memerlukan sebuah Kurikulum untuk melaksanakan perencanaan penganjaran. Sedangkan pendidikan non formal adalah pengetahuan yang diperoleh dari kehidupan sehari-hari dari berbagai pengalaman baik yang dialami atau dipelajari dari orang lain. 


Dari pengertian diatas, kita gabungin yukkk jadi management pendidikan. 

Nah apa sih management pendidikan itu? 

manajemen pendidikan yaitu suatu proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan dalam mengelola sumber daya yang mana hal itu bisa berupa man, money, materials, method, machines, market, dan segala hal untuk mencapai tujuan pendidikan yang efektif dan efisien. Untuk mewujudkan hal tersebut tentu membutuhkan sebuah rancangan dan perencanaan yang matang sebelumnya. Itulah yang disebut dengan manajemen.


Sejalan dengan pengertian di atas, Soebagio Atmodiwirio menjelaskan, manajemen pendidikan adalah proses untuk melakukan perencanaan, melakukan organisasi untuk memimpin dan untuk melakukan pengendalian. Karena menejemen ini dilakukan dalam dunia kependidikan, maka fokusnya dilakukan oleh para tenaga pendidik serta sumber daya dari pendidikan itu sendiri untuk mencapai tujuan pendidikan.


Para ahli mengemukakan berbagai pengertian manajemen pendidikan, namun inti dari penjelasan tersebut adalah sama yakni sebuah pengorganisasian pendidikan yang meliputi semua elemen-elemen pendidikan tersebut. Hasil akhirnya adalah tercapainya sebuah tujuan pendidikan yang diharapkan..


Kita lanjut ke tujuan nya nih temen-temen, mengutip dari berbagai sumber bahwa ada 4 tujuan management pendidikan, namun secara umum Tujuan Manajemen Pendidikan

Dilakukan manajemen agar pelaksanaan suatu usaha terencana secara sistematis dan dapat dievaluasi secara benar, akurat dan lengkap sehingga mencapai tujuan secara produktif, berkualitas, efektif dan efesien.


-Produktivitas

adalah perbandingan terbaik antara hasil yang diperoleh (output) dengan jumlah sumber yang dipergunakan (input). Produktivitas dapat dinyatakan secara kuantitas maupun kualitas.


-Kualitas

menunjukkan kepada suatu ukuran penilaian atau penghargaan yang diberikan atau dikenakan kepada barang (products) dan/atau jasa (services) tertentu berdasarkan pertimbangan objektif atas bobot dan/atau kinerjanya.


-Efektivitas

adalah ukuran keberhasilan tujuan organisasi.


-Efesiensi

berkaitan dengan cara yaitu membuat sesuatu dengan betul (doing things right) sementara efektivitas adalah menyangkut tujuan (doing the right things) atau efektivitas adalah perbandingan antara rencana tujuan yang dicapai,


efesiensi lebih ditekankan pada perbandingan antara input/sumber daya dengan output. Efesiensi pendidikan adalah bagaimana tujuan itu dicapai dengan memiliki tingkat efesiensi waktu, biaya, tenaga dan sarana.


Kita masuk ke fungsi yukkk. Fungsi dari manajemen pendidikan mengandung empat unsur yaitu sebagai berikut ini :


-Perencanaan (Planning)

Perencanaan ialah suatu proses menyusun tujuan dan sasaran organisasi serta menyusun “peta kerja” yang melibatkan cara pencapaian tujuan. 


-Pengorganisasian (Organizing)

Pengorganisasian adalah suatu Proses dari menghimpun Sumber Daya Manusia, modal, dan peralatan yang dibutuhkan dengan cara yang efektif demi mencapai tujuan.


-Pelaksanaan (Implementation)

Pelaksanaan merupakan suatu Proses dengan menggerakan sumber daya manusia yang ada untuk melakukan suatu kegiatan pencapaian tujuan sehingga efisiensi proses terjadi dan menghasilkan sebuah efektivitas hasil kerja.


-Pengawasan (Controlling)

Pengawasan merupakan suatu Proses pemberian balikan dan tindak lanjut dari pembandingan antara hasil yang dicapai dengan suatu rencana yang sudah dibuat kemudian terdapat tindakan penyesuaian jika terjadi penyimpangan. 


Selain itu kita juga akan membahas prinsip nya. Nah prinsip-prinsip manajemen pendidikan sebagai berikut:


1. Memprioritaskan tujuan di atas 2. kepentingan pribadi dan kepentingan mekanisme kerja.

3. Mengkoordinasikan wewenang dan tanggung jawab.

4. Memberikan tanggung jawab pada personil sekolah hendaknya sesuai dengan sifat-sifat dan kemampuannya.

5. Mengenal secara baik faktor-faktor psikologis manusia.

6. Relativitas nilai-nilai.



Prinsip di atas memiliki esensi bahwa manajemen dalam ilmu dan praktiknya harus memperhatikan tujuan, orang-orang, tugas-tugas, dan nilai-nilai.


Adapun manfaat dari management pendidikan yaitu Manajer sekolah perlu memiliki pengetahuan yang memadai tentang manajer pendidikan sebagai bekal kerja. Dengan kata lain, ia memiliki filsafat manajemen yang akan bermamfaat untuk:


1. Pegangan dalam melaksanakan manajemen pendidikan.


2. Melahirkan kepercayaan diri bagi kepala sekolah dalam proses manajemen guna mencapai tujuan sekolah.


3. Memudahkan kepala sekolah dalam proses berpikir guna memecahkan permasalahan manajemen sekolah secara sistem.


4. Memotivasi kepala sekolah untuk mendapatkan dukungan dari staf sekolah dan menarik partisipasinya.


5. Selalu berpikir efektif dan efisien dalam mencapai tujuan


6. Mengetahui batasan-batasan wewenang dalam manajemen dan memimpin sekolah. 


Kemudian kita akan membahas tentang ruang lingkup dari management pendidikan. 

Dalam membicarakan ruang lingkup manajemen pendidikan ini akan dilihat dari 4 sudut pandang, yaitu dari sudut wilayah kerja, objek garapan, fungsi atau urutan kegiatan dan pelaksana.


A. Ruang lingkup menurut wilayah kerja.


Berdasarkan atat tinjauan wilayah kerja, ruang lingkup manajemen pendidikan dipisahkan menjadi:


-Manajemen pendidikan seluruh Negara, yaitu manajemen pendidikan untuk urusan nasional. Yang ditangani dalam lingkup ini bukan hanya pelaksaan pendidikan di sekolah saja tetapi juga pendidikan luar sekolah, pendidikan pemuda, penyelenggaraan latihan,penelitian, pengembangan masalah-masalah pendidikan serta meliputi pula kebudayaan dan kesenian.


-Manajemen pendidikan satu provinsi, yaitu manajemen pendidikan yang meliputi wilayah kerja satu propinsi yang pelaksanaannya dibantu lebih lanjut oleh petugas manajemen pendidikan di kabupaten dan keca,atan.


-Manajemen pendidikan satu kabupaten/kota, yaitu manajemen pendidikan yang meliputi wilayah kerja satu kabupaten/kota, meliputi semua urusan pendidikan memuat jenjang dan jenis.


-Manajemen pendidikan satu unit kerja. Pengertian dalam manajemen unit ini lebih dititikberatkan pada satu unit kerja yang langsung menangani pekerjaan mendidik misalnya; sekolah, pusat latihan, pusat pendidikan, dan kursus-kursus. 

Dengan demikian ciri unit adalah adanya 

(1) Pemberi pelajaran. 

(2) Bahan yang diajarkan. 

(3) Penerima pelajaran, ditambah semua sarana penunjangnya.


-Manajemen kelas, sebagai suatu kesatuan kegiatan terkecil dalam usaha pendidikan yang justru merupakan “dapur inti” dari selurih jenis manajemen pendidikan. Dalam manajemen kelas inilah kemudian terdapat istilah “pengelolaan kelas” baik yang bersifat instruksional maupun manajerial.



B. Ruang lingkup menurut objek garapan


Yang dimaksud dengan objek garapan manajemen pendidikan dalam uraian ini adalah semua jenis kegiatan manajemen yang secara langsung maupun tidak langsung terlibat dalam kegiatan mendidik. Sebagai titik pusat pandangan adalah kegiatan mendidik di sekolah. Namun karena kegiatan disekolah tersebut tidak dapat dipisahkan  dari jalur-jalur lingkungan formal maupun non-formal, maka tentu juga dibahs lingkup sdistem pendidikan sampai ke tingkat pusat.


C. Ditinjau dari objek garapan manajemen pendidikan, dengan titik tolak pada kegiatan “dapur inti” yaitu kegiatan belajar-mengajar di kelas, maka sekurang-kurangnya ada 8 obyek garapan, yaitu:


1. Manjemen siswa

2. Manajemen personil sekolah

3. Manajemen kurikulum

4. Manejemen sarana atau material

5. Manajemen tatalaksana pendidikan

6. Manjemen pembiayaan

7. Manjemen lembaga-lembaga pendidikan dan organisasi pendidikan

8. Manajemen hubungan masyarakat atau komunikasi pendidikan

Menurut fungsi atau urutan kegiatan.



Adapun fungsi manjemen atau pengeloaan ini adalah:


-Merencanakan

-Mengorganisasikan

-Mengarahkan

-Mengkoordinasikan

-Mengkomunikasikan

-Mengawasi atau mengevaluasi



Bagaimanapun pembagiannya, atau apapun sebutannya, unsur-unsur kegiatan tersebut tetap berkaitan satu sama lain. Kaitan tersebut bersifat bolak balik. Jadi misalnya kita berpikir tentang perencanaan, tentu telah berpikir pula bagaimana nanti bentuk organisasinya, siapa-siapa yang akan menangani tugas, bagaimana pengarahannya dan sebagainya.


D. Menurut pelaksana


Banyak orang mengira bahwa bertanggungjawab melaksanakan manjemen pendidikan hanyalah kepala sekolah dan staf tata usha. Pandangan seperti itu keliru. Manajemen adalah suatu kegiatan yang sifatnya melayani. Dalam kegiatan belajar mengajar, manajemen berfungsi untuk melancarkan jalannya proses tersebut, atau membantu terlaksananya kegiatan mencapai tujuan agar diperoleh hasil yang efektif dan efisien.


Dalam lingkungan kelas, guru adalah administrator. Guru harus melaksakan kegiatan manajemen. Di lingkungan sekolah, kepala sekolah adalah administrator. Dengan pengertian bahwa manjemen adalah pengelolaan, manjemen, maka kepala sekolah bertindak sebagai manajer di sekolah yang dipimpinnya. Selain para administrator di sekolah, masih ada lagi pelaksana manjemen pendidikan yaitu orang-orang yang bekerja di kanto-kantor pendidikan dan pusat-pusat latihan atau di kursus-kursus mempunyai peranan dan tugas seperti pelaksana di sekolah.


Nah temen-temen ku semua, dalam pembahasan kita tadi dapat disimpulkan bahwa management pendidikan sangat penting untuk kelangsungan proses pendidikan. Kenapa? Karna itulah yang dapat mengatur dan mensistematiskan jalan nya pendidikan. Disetiap sekolah, baik itu formal, informal, atau bahkan non formal pasti ada management nya. 


Mungkin hanya itu dulu pembahasan kita kali ini ya, semoga sedikit banyaknya dapat bermanfaat bagi kita semua. Insyaallah aku bakal terus nulis di blog ini, dengan tema yang berbeda-beda tentunya. 

Akhirul Kalam, summasallammualaikum warahmatullaahi wabarakatuh

Dwi Nur Rizky

Penulis

Hai aku Kiki, aku seorang mahasiswi diiain Pontianak Kalimantan barat. Aku memiliki mata coklat yang besar, aku pun memiliki alis yang tebal, kau hanya bisa mengenali ku melalui mata ku saja karena sebagian wajah ku sudah ku putuskan untuk menutupi nya .. tinggi ku hanya 140cm dan berat ku sekitar 39-40an kg .. so aku paling kecil diantara teman teman ku ..

0 komentar:

Posting Komentar